Skip to main content

5. Paragraf Favorit


Tulisan ini dibuat untuk diikut sertakan dalam #WritingChallenge yang diadakan Kampus Fiksi dan BasaBasi Store hari kelima  (15 Maret 2017)




Karena saya masih di kantor saat menulis ini, jadi akhirnya saya pilih buku yang ada di meja saya. Disini ada 4 buku sih, tapi yang sudah saya baca cuma ini, lainnya jangan ditanya! belum selesai saya baca. 

Paragraf mana? 

Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.

Itu berasal dari salah satu buku favorit saya; Sunshine Becomes You karya Ilana Tan, meskipun buku ini sudah di film-kan, tetapi saya tidak pernah bosan baca cerita Mia-Alex yang tidak berujung bahagia itu.

Kenapa saya memilih paragraf itu? Saya juga nggak mengerti, menurut saya kata-kata yang diucapkan Mia di saat terakhirnya itu berat, berat artinya. Finally, she told him. Karena kita tidak akan tahu bagaimana akhir hidup kita nanti, dan Mia mengatakannya tepat di akhir hidupnya.

Di dunia ini yang bisa kita percayai adalh cinta. Love is power, cinta sendiri adalah kekuatan kita untuk menghadapi betapa kerasnya hidup ini.

Nobody else can live without love, tidak ada manusia yang bisa hidup tanpa cinta, bahkan seorang Alex yang pendiam pun bertekuk lutut dengan cinta.

Suatu saat, saya ingin mendengar kata-kata itu dari pasangan saya, entah siapapun nanti, tapi saya ingin saja setidaknya satu kali mendengar laki-laki berkata seperti itu, bukan untuk menggombal, tetapi untuk meyakinkan saya. bahwa cintanya ada untuk saya, dan saya juga begitu.

Entah berakhir bahagia atau tidak, bersama atau tidak, tapi hal yang harus kita percayai adalah cinta. Tuhan dengan begitu murah hatinya mencintai kita, orang tua dengan begitu besarnya juga mencintai kita. Sepanjang hidup kita akan dicintai, dan kita tidak bisa jika tidak mempercayai cinta.

Kalian harus baca buku ini, suer.

Terima kasih sudah mampir dan semoga akan ada seseorang yang menanti cinta dari kalian.

*peluk semuanya*

xoxo



Comments

  1. Aaahh.. buku ini, aku juga sudah membacanya dan menangis saat mengetahui Mia meninggal, meskipun sudah melihat filmnya, entah mengapa buku ini selalu memberikan kekuatan magis untuk meminta di baca beberapa kali lagi..
    Met kenal, dan semoga tulisan ku juga sedikit mengispirasi km, seperti km menginspirasiku..
    terimakasih, silahkan berkunjung
    http://storyhikari.blogspot.co.id/2017/03/ikan-dan-manusia.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih ya sudah mampir dan kasih komentar. Iya, novelnya minta dibaca terus2an hehe. Siyapp. Nanti mampir :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Advertisement

Surabaya, 24 Juli 2019. Hallo. Setelah sekian lama berhenti menulis, akhirnya saya datang kembali, namun datang dengan prospek usaha dari perusahaan dari tempat saya bekerja. Ini dia.. Jadi, perkenalkan, ini adalah mesin printer, yang bisa mencetak gambar di berbagai media pangan, contohnya kopi, jus, dan kue. Semua bisa dicetak dan dinikmati dengan tinta edible yang aman diminum dengan sertifikasi halal dari MUI dan aman dari BPOM. Karena masih pagi, jadi ijinkan saya salin dan tempel dari website perusahaan saya. https://www.coffee-printer.com Keuntungan menggunakan Coffee Printer untuk bisnis anda bisa anda temukan di  sini… ATTENTION . WANTO TO GIVE A BUZZ TO YOUR BUSINESS? Apakah anda punya  MASALAH  dengan  PERSAINGAN? Atau  PROSPEK EKONOMI  mengganggu bisnis anda? Mungkinkah sebuah peralatan yg inovatif seperti Coffee Printer yg anda perlukan? CONSIDER THIS IDEA! HADIRKAN IDE SEGAR  dan  KREATIF Manfa...

Apa yang baru?

Surabaya, 27 Agustus 2020 Sudah beberapa waktu blog ini tidak terurus, dan saya berpikir "ini mau diapakan?"  Akhirnya hari ini saya obrak-abrik, pilih tema yang simpel tapi tetap cantik menurut saya, dan akhirnya jadi seperti ini; tenang, pastel dan tidak terlalu banyak warna.  Selamat datang kembali! xoxo, Inggridtyas

2. Tempat Terjauh

Tulisan ini dibuat untuk diikut sertakan dalam #WritingChallenge yang diadakan Kampus Fiksi dan BasaBasi Store hari kedua (12 Maret 2017) "Jika suatu hari setelah kamu mencapai semua yang kamu inginkan, mendapat semua hal yang kamu butuhkan, kemana tempat yang ingin kamu kunjungi?" tanyanya saat saya baru saja duduk di sebelahnya dengan sepiring kue cokelat. "Aku?" saya bertanya lagi. Dia mengangguk, memutar bola dunianya. "Aku rasa kamu memiliki berbagai tempat yang ingin kamu kunjungi." "Paris?" ujarku. "Semua wanita juga ingin ke Paris, yang lain lah." "New York?"  "Ngapain ke sana? Mau cari bule bermata biru?" Saya tertawa "Mungkin." "Jadi? Mau kemana?" Saya menarik bola dunia dari jangkauannya, mencari kepulauan Maladewa, dan tersenyum puas ketika menemukannya. "Vaddho, wilayah Maladewa." "Di pantai? Kamu bisa menemukannya di penju...