Skip to main content

Posts

Showing posts with the label sekedar curcol

The lesson of 2018

Sebelumnya tulisan ini sudah dimuat di akun medium milik saya.  Sidoarjo, 06–31 Desember 2018.  Sudah penghujung tahun! I just wanna say thank you. Thank you for all lesson I’ve learn, for space that made me better. And for the chance that I had. Saya berjanji di 2018 bahwa akan mengurangi segala sesuatu yang berhubungan dengan instagram dan dunia sosial media. Saya membuat jarak, membangun tembok, bahkan membuat aliran arus sungai sendiri untuk melindungi diri. I still trying to falling in love with my self.  Buat saya yang penting adalah menjadi diri sendiri, bagaimanapun pandangan orang lain. But I guess I still listen what people saying about me and hard to deal with that.  It’s been a long year, too many things happened and still going.  BTW, bagaimana kabar resolusi tahun ini yang sudah kau gaungkan sepanjang awal tahun? Masih berjalan atau sudah tak tahu arah pulang?  Selama lima tahun ini, resolusi saya setiap tahun sama : kembali ke bangku kuliah...

How are you? I am fine, but.

"Are you OK?" In the morning, my bf asked me this. I stopped work on my desk, and I thinking, What if I am not ok?  What if We're not ok? Why adulting is so hard? For me, it’s really hard. Until I fell tired of everything. And anything. People said, everything will be alright, maybe yesterday is a bad day, but your life is a good life. Ada alasan kenapa kamu diciptakan, dan menyadari bahwa salah satu alasan itu adalah untuk melengkapi hidup orang lain membuat saya takut. Apa saya pantas untuk melengkapi hidup orang lain? Atau dengan jahat saya berpikir, hidup siapa yang lebih buruk dari saya dan meminta Tuhan untuk saya lengkapi hidupnya? Sesungguhnya, saya lelah. Saya lelah berpura-pura bahagia, lelah tersenyum di depan orang lain walau saya tidak mau. Saya lelah memakai topeng yang mempercayai hidup saya lebih bahagia dari hidup mereka. Bullshit. Nyatanya, saya tidak sebahagia itu. Nyatanya, saya tidak seistimewa itu. Nyatanya,...