Skip to main content

Review: Twivortiare 2

Twivortiare 2 Twivortiare 2 by Ika Natassa
My rating: 4 of 5 stars

Udah lama terakhir sejak baca twivortiare 1 dan akhirnya selesai dengan buku ini. Sama seperti yang pertama, buku ini adalah sekumpulan twit @alexandrarheaw yang aduh bikin baca terus, semacam kepo yang akut. Pengen dapet kabar terbarunya keluarga lucu ini. ARGA YAAMPUN KAMU KOK LUCU KAYAK BAPAKMU SIHHHH.. JADI NANTI KALAU AKU PUNYA ANAK COWOK NAMANYA ARGANTA BOLEH YAAAAA. INI KENAPA JADI NGOMONGIN ANAK, CARI BAPAKNYA DULU LAH YANG LUCU KAYA OM BENO.

Menurut gue, soulmate itu konsep. A concept we create inside our head.
Dan karena soulmate cuma konsep yang kita ciptakan dalam kepala kita, sebenarnya kita yang punya kendali-hal 190.

Begitu amat ya orang-orang kalau lihat pasangan yang belum dikaruniai anak, ngomongnya itu loh neyebelin kek tantenya Beno, padahal kan mereka udah berusaha, udah test segala macem, tapi yah tunggu Tuhan memberinya di waktu yang tepat kali ya, tunggu mereka bener-bener siap untuk jadi orang tua.

Di buku ini, menurutku Alex lebih bnayak menceritakan pergulatan hatinya, tentang menunggu anak, terus senengnya pas akhirnya positif, sampai waktu melahirkan Arga. Membuat kepurusan untuk bekeluarga itu sulit, tapi lebih sulit lagi untuk membuatnya 'hidup' sepanjang waktu dalam masalah-masalahnya.

Udah, sampai sini aja. jangan keterusan cerita bukunya nanti berat.
xoxo

View all my reviews

Comments

Popular posts from this blog

2. Tempat Terjauh

Tulisan ini dibuat untuk diikut sertakan dalam #WritingChallenge yang diadakan Kampus Fiksi dan BasaBasi Store hari kedua (12 Maret 2017) "Jika suatu hari setelah kamu mencapai semua yang kamu inginkan, mendapat semua hal yang kamu butuhkan, kemana tempat yang ingin kamu kunjungi?" tanyanya saat saya baru saja duduk di sebelahnya dengan sepiring kue cokelat. "Aku?" saya bertanya lagi. Dia mengangguk, memutar bola dunianya. "Aku rasa kamu memiliki berbagai tempat yang ingin kamu kunjungi." "Paris?" ujarku. "Semua wanita juga ingin ke Paris, yang lain lah." "New York?"  "Ngapain ke sana? Mau cari bule bermata biru?" Saya tertawa "Mungkin." "Jadi? Mau kemana?" Saya menarik bola dunia dari jangkauannya, mencari kepulauan Maladewa, dan tersenyum puas ketika menemukannya. "Vaddho, wilayah Maladewa." "Di pantai? Kamu bisa menemukannya di penju...

Menggantung impian - 3

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti #WritingChallenge yang diadakan Kmpus fiksi hari ketiga (20 januari 2017) Aku tahu, tidak semua mimpi bisa tercapai, aku juga tahu, seringkali kenyataan mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, tapi tidak salah kan kita bermimpi? "Lagi mikir apa?"tanyanya yang baru datang dari kamar kecil di ballroom ini. Aku menggeleng, lalu tersenyum padanya, "Kamu kok ganteng banget sih malam ini? Mau ketemu mantan ya?" godaku. "Nggak lah, kan buat nemenin kamu ke kondangan, kamu kali yang ketemu mantan kamu." Aku terkekeh, "Iya, dia kok tambah ganteng ya setelah putus dari aku?" Kulihat dia mendecak, "Mau bahas mantan ini jadinya?" "Terserah kamu, aku oke aja." candaku. "Iya iya, yang mantannya seganteng Rio Dewanto." Aku pura-pura mengangguk antusias "Kenapa ya aku dulu lebih milih kamu daripada dia?" "Kamu lagi migren dulu kali, maka...

Apa yang baru?

Surabaya, 27 Agustus 2020 Sudah beberapa waktu blog ini tidak terurus, dan saya berpikir "ini mau diapakan?"  Akhirnya hari ini saya obrak-abrik, pilih tema yang simpel tapi tetap cantik menurut saya, dan akhirnya jadi seperti ini; tenang, pastel dan tidak terlalu banyak warna.  Selamat datang kembali! xoxo, Inggridtyas