Skip to main content

Review: Di Tanah Lada

Di Tanah Lada Di Tanah Lada by Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie
My rating: 5 of 5 stars

Ava, gadis cilik yang baru berusia 6 tahun dan mempunyai kelebihan dalam kemampuannya berbahasa yang abik, namun harus mejalani kehidupan yang berat semenjak ayahnya memutuskan menjual rumah mereka dan tinggal di nusun Nero.

Disana, Ava bertemu dan berteman dengan si P, iya, namanya P, cuma terdiri dari satu huruf. P memiliki kehidupan yang jauh lebih sulit dari Ava.

Membaca buku ini membuat kita berkaca-kaca, kehabisan kata, dan akhirnya bersyukur atas hidup yang sudah kita miliki.

Akhirnya? Aduh, jangan ditanya. Spechless.

View all my reviews

Comments

Popular posts from this blog

2. Tempat Terjauh

Tulisan ini dibuat untuk diikut sertakan dalam #WritingChallenge yang diadakan Kampus Fiksi dan BasaBasi Store hari kedua (12 Maret 2017) "Jika suatu hari setelah kamu mencapai semua yang kamu inginkan, mendapat semua hal yang kamu butuhkan, kemana tempat yang ingin kamu kunjungi?" tanyanya saat saya baru saja duduk di sebelahnya dengan sepiring kue cokelat. "Aku?" saya bertanya lagi. Dia mengangguk, memutar bola dunianya. "Aku rasa kamu memiliki berbagai tempat yang ingin kamu kunjungi." "Paris?" ujarku. "Semua wanita juga ingin ke Paris, yang lain lah." "New York?"  "Ngapain ke sana? Mau cari bule bermata biru?" Saya tertawa "Mungkin." "Jadi? Mau kemana?" Saya menarik bola dunia dari jangkauannya, mencari kepulauan Maladewa, dan tersenyum puas ketika menemukannya. "Vaddho, wilayah Maladewa." "Di pantai? Kamu bisa menemukannya di penju...

Menggantung impian - 3

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti #WritingChallenge yang diadakan Kmpus fiksi hari ketiga (20 januari 2017) Aku tahu, tidak semua mimpi bisa tercapai, aku juga tahu, seringkali kenyataan mungkin tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan, tapi tidak salah kan kita bermimpi? "Lagi mikir apa?"tanyanya yang baru datang dari kamar kecil di ballroom ini. Aku menggeleng, lalu tersenyum padanya, "Kamu kok ganteng banget sih malam ini? Mau ketemu mantan ya?" godaku. "Nggak lah, kan buat nemenin kamu ke kondangan, kamu kali yang ketemu mantan kamu." Aku terkekeh, "Iya, dia kok tambah ganteng ya setelah putus dari aku?" Kulihat dia mendecak, "Mau bahas mantan ini jadinya?" "Terserah kamu, aku oke aja." candaku. "Iya iya, yang mantannya seganteng Rio Dewanto." Aku pura-pura mengangguk antusias "Kenapa ya aku dulu lebih milih kamu daripada dia?" "Kamu lagi migren dulu kali, maka...

Berlawanan - 8

Tulisan ini dibuat untuk mengikuti #WritingChallenge yang diadakan oleh Kampus fiksi hari ke delapan (25 Januari 2016) Suatu malam, diatas tempat makan berlatar bintang. "Kenapa?" tanyaku saat menemukan lelaki de depanku menatapku. Pria itu menggeleng "Nggak." "Kok ngelihatnya gitu?" "Kamu sadar nggak kalau kamu itu sebenarnya berbeda dari apa yang orang lain katakan?" tanyanya. "Maksudnya?" "Ya begitu, kata orang kamu itu cuek, tapi sekarang aku bisa yakin kalau itu salah." "Terus aku gimana?" desakku. "Kamu itu keibuan." ia tersenyum. "Kadang kan memang pendapat orang lain berbeda tentang kita. Aku memang cuek tapi ya aku mengerti kapan harus bersikap layaknya wanita dewasa." Ia mengangguk, "Menurutmu, apalagi perkataan orang lain tapi berlawanan dengan diri kamu sendiri?" "Kan kamu yang bisa melihat perbedaan itu." ela...